Sebagai anak lelaki tertua dalam keluargaku, pantas jika aku di didik sangat keras oleh kedua orang tua terutama ayah, agar aku menjadi pribadi yang kuat mental dan bertanggung jawab karena saat ortuku tiada, dipundakkulah seluruh tanggung jawab keluarga diberikan, aku adalah orang yang boleh dikatakan akan menguasai seluruh peninggalan ortuku terutama karena adikku masih kecil (berselisih 16 tahun).
dulu nenek sering cerita bahwa kakekku merupakan salah satu orang paling kaya di banda aceh, bahkan di seluruh aceh, tapi kekayaan itu tidak berbekas karena perebutan para ahli warisnya. kejayaan yang telah susah payah dibangun hilang dalam sekejap. nenekku yang merupakan istri ketiga kakek tidak terlalu tertarik pada perebutan harta itu dan memilih mundur teratur. sifat "tidak tertarik pada harta" itulah yang diwariskan kepada ayahku dan kemudian diwariskan kepadaku.
tidak tertarik pada harta bukan berarti ayah tidak berpenghasilan, malah untuk segi harta itu bisa dikatakan Allah menganugrahkan nikmat harta yang cukup malah lebih bagi keluarga kami dengan pekerjaan ayah sebagai seorang kontraktor.
tetapi ayah tidak pernah ingin untuk punya rumah mewah,punya mobil banyak. malah satu-satunya alat transportasi di rumah kami adalah motor butut yang dibeli karena perlu untuk keperluan pekerjaannya, tetapi anehnya kami punya soundsystem canggih,punya mesin cuci, kamar ber-ac,dll.itulah ayah selalu membeli sesuatu yang memang sangat diperlukan, soundsystem dibeli karena hobi kedua ortuku mendengarkan musik, ac dibeli tentu saja karena suhu banda aceh yang panas, mesin cuci??(ibuku memiliki fisik yang lemah, jadi kasian kalo kerja berat-berat).
ayah lebih mementingkan pendidikan anak-anaknya, mengajarkan mencintai keluarga bukan harta. ayah sering berkata: biarlah ayah ngak dapat apa-apa dari harta kakek, tapi malah ayah satu-satu anak kakek yang sekolah, yang jadi sarjana. untuk hidup ayah itu udah cukup dan sekarang giliran abang sama adek....
ayah seorang family man alias orang yang suka menghabiskan waktunya dirumah bersama anak-anaknya, seseorang yang kreatif dalam segi masakan+menu makanan pokoknya ada aja kreasinya, murah senyum, paling suka bercanda (kalo ayah keluar kota, bisa dipastikan rumah jadi sepi,hehe),muslim yang taat, dan sangat pinter bergaul (kemanapun perginya, pastii ada aja temennya nyapa/kata temen2nya ngak ada ayah ngak rame, hehe).
mengutip salah satu quote yang aku sukai :
ketika menjadi dewasa, jadilah seperti ayahmu..
dan ketika akan menikah carilah wanita yang seperti (sifat) ibumu..
aku setuju tanpa syarat!!!
luv this one :)
BalasHapusseandainya km ada dsana ketika ayahmu menceritakan kebanggaannya kepadamu dengan mata y berbinar,
maka saat itu engkau akan mengetahui betapa besar kasih sayangnya padamu :)