Selasa, 22 Februari 2011

MAKRAB UKA2011

19 januari yang lalu dapat dipertimbangkan sebagai salah satu malam yang menyenangkan sekaligus menyedihkan.

menyenangkan berada di antara teman-teman yang aku sayangi dan menyedihkan karena memang waktu yang aku miliki di ITB hanya menyisakan beberapa bulan lagi.

semalam merupakan kilas balik dalam domain waktu terhadap rentang interval kehidupan kampusku per variabel S(perSahabatan) rasio kuadrat dikalikan dengan K(Kenangan) pangkat tiga, sejak pertama kalinya aku menginjakkan kaki di kampus sampai hari ini.

aku sedih..

semalam saat pembawa acara mempersilahkan kami angkatan 2000++ untuk mempertunjukkan suatu penampilan angkatan, kami sepakat untuk menyanyikan syair "bungong seulanga". sebuah syair lagu yang mengintegralkan rangkap tiga dalam domain ruang kesedihan dan ketidakinginan kami meninggalkan kampus biru ini.

aku sedih..

MAKRAB semalam dipersiapkan oleh anggota UKA angkatan '10 dengan kata lain merekalah yang mengontrol acara. aku tersentak plus tersadar sekarang UKA sudah beranggotakan angkatan 2010. ~4 tahun sudah aku disini.
seandainya ada suatu partikel massa bisa dipercepat mendekati kecepatan cahaya maka sepersekian milisecond ia akan terurai dan hilang dari layar monitor pengamatan. tidak ada yang tahu kemana. jika Al-Qur'an yang merupakan kitab ciptaan Tuhan mendeskripsikan bahwa 1 hari di dunia kita sama dengan 1000 tahun di alam "non materi" atau anggap saja akhirat sehingga dapat dideduksi:
1 hari = 1000 tahun = 1000*365 hari ...saya pikir Anda bisa melanjutkannya.
sehingga bisa dibayangkan berapa lama "seseorang itu hilang jika di kalkulasi di alam non-materi.???!!!
conclusi:seandainya teori relativitas itu bisa di praktekkan maka aku ingin bisa memperlambat waktu. menikmati sisa waktu yang aku miliki menjadi lebih panjang..

aku sedih..

apa yang harus aku lakukan, pretend nothing happen???seolah-olah menjadi senior yang baik dengan sering datang ke sekre, melatih nari anak-anak baru, sering ngasih nasihat..
it's torture!!! and I can't stand on it.
ingin rasanya aku pergi dan gak pernah datang ke uka sehingga domain ruang akan tereliminasi dan seolah-olah aku tidak ada.

aku sedih..

seandainya kita tidak saling kenal sedari awal
boleh kenalan??
nama kamu siapa?
kenalin aku aulia

maka aku tidak perlu mengucapkan kata-kata perpisahan.
da da..
sampai jumpa..
kapan-kapan kita ketemu lagi..

dan akhirnya semoga kesedihan ini membuatku menjadi lebih dewasa menyikapinya lebih dari sebelumnya..

-Aulia Airar-

Rabu, 09 Februari 2011

the lord of the ring and the two tower

it's like in the great stories.
the one that really mattered
full of darkness and danger they were
and sometimes you didn't want to know the end..
because how could the end be happy??
how could the world go back to the way it was..
when so much bad had happened?

But in the end, it's only passing thing..
this shadow..
even darkness must pass..
a new day will come..
and when the sun shine, it will shine out the clearer.

Those were the stories that stay with you..
that meant something..
Even you too small to understand why.

but I think, I do understand.
I know now.
folk in those stories..
had a lot of chances of turning back, only the didn't.
They kept going...
because the were holding on to something..

There's some good in this world, and it's worth to fighting for..

Sabtu, 05 Februari 2011

Perseverance

Ketika pertama kali mendengar kata ini, saya tidak memmpunyai ide sama sekali apa maknanya,sampai suatu ketika kata itu diterjemahkan secara brilian oleh seorang senior manager suatu perusahaan minyak dan gas terkemuka di Indonesia.

perseverance=gigih,tekun,jangan menyerah
Great works are performed not by strength,but by perseverance_Samuel Jonhson

jangan menyerah, jangan menyerah, jangan menyerah!!! memang ini hanya kosa kata yang sering kita pakai sehari-hari tetapi memang inilah kunci menuju mimpi kita.

seperti juga bakat, sebagian orang mendefinisikannya sebagai "destiny" sehingga dia akan menyerah untuk menemukannya (suka-suka Tuhan mau memberikan ke siapapun). tapi saya menyebutnya "given" dan "jangan menyerah" adalah kunci untuk membuka tabir itu.

dalam suatu studi kemiripan manusia dan simpanse, saya sangat kaget membaca ternyata DNA kita memiliki kemiripan 98.4% dengan DNA simpase. hanya 1.6% perbedaan!!!
diantara kemiripan itu adalah nafsu syahwat yang besar (tidak salah Al-Qur'an menyebutkan kalau manusia yang mengikuti nafsu binatang tersebut diserupakan dengan binatang).

apa itu 1.6 perbedaan??
kita memiliki "pilihan" untuk memutuskan, memutuskan apakah kita akan mengikuti 98.4% kemiripan dengan simpanse atau melawan "destiny" kemiripan itu dan mengikuti jalan cahaya "given" yaitu jalan yang telah ditunjukkan Tuhan.

ketika saya mencoba untuk menelusuri jejak orang-orang yang mengikuti jalan cahaya ini,ternyata jumlah mereka sangat sedikit (sebagian dari kita mungkin mengetahui beberapa diantaranya, misalnya:Muhammad SAW, Galileo,dll)

sedikitnya jumlah mereka membuktikan sulitnya mengikuti "jalan cahaya" ini, bisa dibayangkan jika hal itu mudah dilakukan maka kita akan "bertetangga" dengan bangsa simpanse karena meraka akan memiliki peradaban yang tidak begitu jauh berbeda dengan kita.

lihatlah begitu luar biasanya Tuhan, dengan "secuil" perbedaan itu Dia mengubah segalanya.

akhirnya "rahasia" menuju jalan cahaya telah tersingkap dan tetap satu-satunya kunci untuk membuka pintu tabir itu adalah "jangan menyerah".
jaman galileo telah berakhir, jaman rasulullah telah terlewati tapi harum mewanginya masih tercium hingga kini.mereka adalah manusia-manusia yang telah "memilih" untuk istiqamah, dan tabir yang kokoh itu akhirnya terbuka!!!

sekarang adalah jaman kita, kita harus memilih antara "destiny" dan given", konsekuensi dari pilihan itu akan menentukan jalan hidup yang kita pilih..

"jalan binatang" or "jalan cahaya"

"apa salahnya dengan kegagalan, memang "dia" membawa warna yang tidak kamu inginkan dalam hidupmu. tapi bukankah dengan campuran warna itu membuat mozaik hidupmu lebih indah"_Ayunda Aulia Valencia

jangan menyerah kawan!!!