Ketika pertama kali mendengar kata ini, saya tidak memmpunyai ide sama sekali apa maknanya,sampai suatu ketika kata itu diterjemahkan secara brilian oleh seorang senior manager suatu perusahaan minyak dan gas terkemuka di Indonesia.
perseverance=gigih,tekun,jangan menyerah
Great works are performed not by strength,but by perseverance_Samuel Jonhson
jangan menyerah, jangan menyerah, jangan menyerah!!! memang ini hanya kosa kata yang sering kita pakai sehari-hari tetapi memang inilah kunci menuju mimpi kita.
seperti juga bakat, sebagian orang mendefinisikannya sebagai "destiny" sehingga dia akan menyerah untuk menemukannya (suka-suka Tuhan mau memberikan ke siapapun). tapi saya menyebutnya "given" dan "jangan menyerah" adalah kunci untuk membuka tabir itu.
dalam suatu studi kemiripan manusia dan simpanse, saya sangat kaget membaca ternyata DNA kita memiliki kemiripan 98.4% dengan DNA simpase. hanya 1.6% perbedaan!!!
diantara kemiripan itu adalah nafsu syahwat yang besar (tidak salah Al-Qur'an menyebutkan kalau manusia yang mengikuti nafsu binatang tersebut diserupakan dengan binatang).
apa itu 1.6 perbedaan??
kita memiliki "pilihan" untuk memutuskan, memutuskan apakah kita akan mengikuti 98.4% kemiripan dengan simpanse atau melawan "destiny" kemiripan itu dan mengikuti jalan cahaya "given" yaitu jalan yang telah ditunjukkan Tuhan.
ketika saya mencoba untuk menelusuri jejak orang-orang yang mengikuti jalan cahaya ini,ternyata jumlah mereka sangat sedikit (sebagian dari kita mungkin mengetahui beberapa diantaranya, misalnya:Muhammad SAW, Galileo,dll)
sedikitnya jumlah mereka membuktikan sulitnya mengikuti "jalan cahaya" ini, bisa dibayangkan jika hal itu mudah dilakukan maka kita akan "bertetangga" dengan bangsa simpanse karena meraka akan memiliki peradaban yang tidak begitu jauh berbeda dengan kita.
lihatlah begitu luar biasanya Tuhan, dengan "secuil" perbedaan itu Dia mengubah segalanya.
akhirnya "rahasia" menuju jalan cahaya telah tersingkap dan tetap satu-satunya kunci untuk membuka pintu tabir itu adalah "jangan menyerah".
jaman galileo telah berakhir, jaman rasulullah telah terlewati tapi harum mewanginya masih tercium hingga kini.mereka adalah manusia-manusia yang telah "memilih" untuk istiqamah, dan tabir yang kokoh itu akhirnya terbuka!!!
sekarang adalah jaman kita, kita harus memilih antara "destiny" dan given", konsekuensi dari pilihan itu akan menentukan jalan hidup yang kita pilih..
"jalan binatang" or "jalan cahaya"
"apa salahnya dengan kegagalan, memang "dia" membawa warna yang tidak kamu inginkan dalam hidupmu. tapi bukankah dengan campuran warna itu membuat mozaik hidupmu lebih indah"_Ayunda Aulia Valencia
jangan menyerah kawan!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar