Sabtu, 29 Januari 2011

Menjadi Muslim yang Cerdas dan Perkasa

kuliah di ITB memang membawa pengaruh yang tidak terlalu baik untuk kondisi fisik, selain kegiatan kuliah wajib yang harus diikuti terdapat praktikum-praktikum yang sangat banyak + tugas-tugas yang sering bikin migrain.

berlawanan dengan kondisi fisik yang terus menurun, kondisi otak malah sangat prima, mungkin hal ini disebabkan asupan gizi+kerjaan berat yang harus dibebankan ke otak selama kuliah.

kondisi fisik yang seperti itu membuatku sering sakit, yang paling parah adalah ketika beberapa kali aku menderita gejala tifus yang sangat menyiksa. oleh sebab itu aku bersama teman-teman kosan yang mengalami hal yang sama berusaha mendesain jadwal olahraga yang "dianjurkan" untuk dilaksanakan seluruh penghuni kosan.

jadwal :
senin : Puasa
selasa : jogging
Rabu : tenis
kamis : puasa
Jum'at : bebas(boleh istirahat,jogging,futsal,terserah pokoknya)
sabtu : jogging/renang
minggu : bebas(tapi kadang-kadang renang juga)

kalo diurut berdasarkan jenis olahraganya :
-jogging
-futsal
-renang
-tenis

kalau kata nabi,muslim itu dianjurkan untuk belajar berenang, memanah/menembak, berkuda.

menembak udah pernah belajar, waktu ikut latpim ITB kerjasama dengan dodik bela negara. bahkan menembaknya menggunakan senjata laras pendek dan panjang(M-16), setidaknya dasar-dasarnya udah ada. rencananya kalo udah kerja dan punya duit sendiri pengen belajar lagi. kalau renang lagi dalam proses belajar. yang jadi masalah adalah berkuda(sebenarnya ingin untuk belajar berkuda juga tetapi kondisi keuangan mahasiswa tidak memungkinkan, tapi setidaknya udah mahir bawa motor, hehe).

selain olahraga yang menjadi anjuran nabi, aku juga ikut latihan tenis dan futsal yang dilakukan memang karena hobi.

sehingga kalo dipikir-pikir lagi kata-kata ust.salim a. fillah kalo menjadi muslim yang cerdas n perkasa itu ngak murah benar adanya. bayangin aja berapa rupiah yang harus aku keluarkan untuk masing cabang olahraga : renang (beli celana renang + kaca mata renang + biaya masuk ke kompleks renang + biaya instruktur/ kalo aku sih gratis kan yang ngajarin teman,hehe), futsal (sepatu futsal+baju/celana+nyewa lapangan), tenis raket+baju/celana+nyewa lapangan) + biaya tidak terduga, dll.

itu baru dari fisik aja, belum termasuk keperluan menjadi muslim cerdas (biaya kuliah+kosan+susu+suplemen-suplemen lainnya+buku,dll)


mahal kan???jadi ngak salah dunk kalo salah satu cita-citaku adalah menjadi muslim yang kaya. so, lagi-lagi meminjam istilah ust. salim a.fillah "jangan takut jatuh kaya" ya!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar