Minggu, 20 Juni 2010

11 hari untuk selamanya

Desa karangsambung, kebumen, jawa tengah. 20 mei-31 mei 2010_11 hari untuk selamanya :
Seperti yang telah di post sebelumnya, karsam merupakan kulap wajib yang harus diikuti, konsepnya sih sederhana, yaitu bagaimana seorang geophysics dapat mempratekkan ilmunya langsung di lapangan.
Selama 11 hari kami digembleng mulai dari jam 5 sampe jam 12 malam (walaupun gw sering tidurnya jam 2 pagi). Gw merasa kangen banget dengan karsam. Banyak hal yang terjadi disini, hal yang menyenangkan, suka dan duka. Demi Allah gw bakal kangen banget makan pagi bareng teman2 dengan lauknya yang Ok punya, ke lapangan ngarasain panas2an demi melihat singkapan, naek turun gunung berkilo-kilo meter jauhnya, basah-basahan di sungai dan menyusurinya, mencari, melihat, dan mendeskripsi singkapan, makan siang di tempat teduh bareng teman-teman dengan pemandangan yang subhanallah, pulang disore hari naek truk penduduk,maen bola bareng dalam lumpur sampai kotor banget, makan malam bareng, kuliah di malam hari padahal udah ngantuk banget, diskusi setelah kuliah, begadang karena ngenet sampe2 telat bangun, nonton final champion, bercanda bareng teman2 sampai-sampai heboh satu asrama, kejar-kejaran ngak jelas…all deh…hehehe.
Kalaupun suatu hari nanti gw bakalan ke lapangan lagi, pastinya ngak akan serame ini lagi, ngak akan selengkap ini lagi dan paastinya ngak akan kaya gini lagi…jadi ngak salah kalau gw menyebutnya 11 hari untuk selamanya.???
Tetapi anehnya setelah 11 hari itu, kami menjadi lebih dekat. Lebih merasa bahwa kami bukan hanya sekedar teman, tetapi kami adalah saudara dan satu keluarga. Gw sadar bahwa kami ngak akan selamanya bisa bareng dalam segala hal, suatu hari pasti dipisahkan oleh jalan hidup kami masing2 setelah lulus.
Tetapi gw yakin persahabatan yang terjadi disini berbeda, walaupun kami datang dari latar belakang yang berbeda, entah kenapa gw merasa bahwa hati kami telah menyatu dan gw yakin persahabatan yang disatukan oleh hati akan bertahan selamanya dan juga kami dipersatukan oleh kampus ini, almamater suci dengan warna abadi biru ini, kampus yang juga telah menyatukan banyak hal sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu.
saat perpisahan telah semakin dekat karena kami memasuki tahun terakhir di itb, I will treasure every moment with u guys…every single moment..dan semoga saat kita bertemu kembali nanti, saat reunian lagi kita telah menjadi manusia2 yang di harapkan Tuhan di muka bumi…
Btw I miss my family n my little bother. Adik kecilku telah lulus TK lho dan sekarang dia telah berhasil masuk di sekolahku dulu, MIN Model Banda Aceh. Tentu saja setelah melewati proses seleksi yang sangat ketat…proud with u little brother. Semoga dia bisa ke ITB juga..amiiiiiiiiiiiiiinnnn..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar